Sang rembulan pancarkan sinar redup
Menyusup di sebuah hati usang penuh debu
Ketika semua itu menjadi sebuah pertanyaan
Aku tak bisa mengeluarkan sebuah pernyataan
Seorang gadis menangis pada sebuah kisah
Berlari menyusuri alur mencari akhir cerita bahagia
Seakan itu semua menjadi seperti diriku
Yang terduduk dalam sebuah kanvas hitam penuh jeritan
Kembali aku dalam kisah lama
Berjalan dengan penuh lampu jalanan yang suram
Menginjak sebuah pecahan kaca air mata
Lalu menetes darahku dan meninggalkan jejak kelabu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar